• 11 Jan, 2022

  • By, Admin

CATAT !! Ini Cara Backup Data iPhone Jika iCloud Gratisan Penuh

JIN.NET.ID Backup atau mencadangkan data iPhone merupakan salah satu langkah penting agar pengguna tidak kehilangan data jika suatu saat iPhone hilang atau rusak.
Melakukan backup iPhone bisa dilakukan dengan menyimpan di perangkat lain seperti laptop atau cara yang lebih mudah, yakni dengan menyimpannya di penyimpanan cloud atau iCloud.
Namun penyimpanan cloud yang diberikan Apple secara gratis sangatlah terbatas, hanya 5GB saja.
Untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan, pengguna harus membayar setiap bulan. Tarif yang diberikan untuk meningkatkan kapasitas iCloud adalah US$3 atau Rp43 ribu untuk 200 GB dan US$10 atau sekitar Rp143 ribu untuk 2 TB.

Apa itu iCloud?
iCloud merupakan akun gratis yang terkait dengan Apple ID pengguna dan dapat membackup iPhone pengguna.

Namun, iCloud tidak mencadangkan semua hal yang ada di ponsel. Beberapa hal yang Anda beli dengan Apple ID, seperti aplikasi atau musik, tidak akan dicadangkan karena Apple data-data tersebut dapat diunduh kembali secara gratis.

Email, kontak, dan kalender biasanya disinkronkan dengan akun email seperti Gmail, namun dalam beberapa kasus, data tersebut mungkin juga disinkronkan ke iCloud.

Manajemen penyimpanan iCloud
Memilah data-data yang penting dapat dilakukan jika Anda memilih untuk tidak meningkatkan kapasitas iCloud.

Pengguna dapat memeriksa ulang data-data yang dibackup dengan masuk ke Pengaturan>Apple ID>iCloud. Pada bagian tersebut Anda dapat melihat data apa saja yang dibackup.

Pada bagian pengaturan iCloud juga terdapat bagian Next Backup Size. Bagian ini adalah daftar tempat Anda dapat memilah data yang ingin dicadangkan.

Daftar tersebut akan memuat aplikasi dan berapa banyak data yang harus dicadangkan masing-masing aplikasi. Daftarnya dimulai dari yang paling banyak memakan ruang hingga yang paling sedikit.

Jika Anda hanya memerlukan file cadangan yang sedikit lebih kecil, hapus centang item data yang lebih besar dari daftar jika Anda tidak keberatan apakah data tersebut dicadangkan atau tidak.

Jika semua yang ingin Anda cadangkan adalah rol kamera, satu-satunya pengaturan yang Anda perlukan adalah ikon berlabel iCloud Photos.

Selain Foto, dua data terbesar yang menggunakan penyimpanan iCloud adalah Mail dan Messages. Namun, jika Anda mematikan pengaturan cadangan iCloud untuk kedua aplikasi ini, pesan lama tidak akan bisa dipulihkan jika Anda menggunakan ponsel baru.


Menghapus beberapa data
Selain memilah data-data yang disinkronkan, pengguna juga dapat menghapus sejumlah data yang ada iCloud untuk memberikan ruang lebih pada proses backup berikutnya.

Data-data lama seperti foto, video, dan dokumen yang sudah tidak terpakai merupakan beberapa opsi data yang bisa dihapus.

Manajemen perangkat
Menghapus data iPhone lama juga dapat dilakukan untuk mengurangi kepadatan ruang penyimpanan iCloud.

Selain iPhone, sejumlah perangkat lain seperti Mac dan yang terhubung ke iCloud juga perlu diperhatikan.

Perangkat tersebut mungkin saja memakan lebih banyak ruang iCloud daripada yang digunakan iPhone.

Jika pengguna ingin menghapus perangkat tersebut dari daftar perangkat yang dibackup, pengguna bisa melakukannya pada bagian pengaturan. Berikut caranya:

1. Buka pengaturan
2. Pilih nama perangkat Anda
3. Klik iCloud.
4. Ketuk kelola penyimpanan
5. Pilih Cadangan.
6. Pilih perangkat yang ingin dihapus cadangannya.
7. Pilih "Hapus Cadangan"
8. Matikan & Hapus.

Sebagai catatan, perangkat yang dihapus tidak akan bisa menggunakan iCloud selama 180 hari.

Berlangganan iCloud
Manajemen iCloud yang baik dapat membuat Anda tetap mencadangkan data-data penting tanpa perlu membayar lebih untuk ruang penyimpanan yang lebih luas.

Namun jika pengguna ingin meningkatkan kapasitas penyimpanan, pengguna dapat berlangganan dengan membayar setiap bulan.

Tarif yang diberikan untuk meningkatkan kapasitas iCloud adalah:

- 50GB: Rp25 ribu
- 200GB: Rp45 ribu
- 2TB: Rp149 ribu

Source : CNN